Identifikasi materi, tujuan pembelajaran, dan kebutuhan visualisasi.
Perancangan skenario penggunaan AR serta interaksi pengguna.
Pembuatan objek 3D, animasi, dan elemen visual pendukung.
Pengembangan aplikasi AR dan integrasi dengan modul pembelajaran.
Pengujian performa, stabilitas, dan pengalaman pengguna di berbagai perangkat.
Pendampingan implementasi bagi guru atau institusi.
Visualisasi anatomi berbasis AR yang interaktif untuk pengalaman belajar yang lebih mendalam dan imersif.
Simulasi tata surya berbasis AR untuk pengalaman belajar yang lebih nyata, eksploratif, dan menarik.
Visualisasi geometri berbasis AR yang interaktif untuk mempermudah pemahaman konsep ruang dan bentuk.
Eksplorasi sejarah dan warisan budaya melalui teknologi AR yang interaktif dan edukatif.
Simulasi sains berbasis AR untuk pengalaman belajar yang eksploratif, imersif, dan mudah dipahami.
Buku edukatif dengan teknologi AR berbasis marker untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup dan menarik.
Simulasi praktik berbasis AR untuk memperkuat kompetensi kejuruan secara aplikatif dan imersif.
Pembelajaran literasi berbasis AR yang interaktif untuk menstimulasi minat baca sejak dini.
Modul tematik berbasis AR untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih hidup, terintegrasi, dan menarik.
Tidak. AR dapat dikembangkan berbasis marker (buku/gambar) maupun markerless sesuai kebutuhan.
Umumnya menggunakan smartphone atau tablet yang mendukung aplikasi AR.
Ya, aplikasi dapat dikembangkan dengan mode offline.
Rata-rata 4–10 minggu tergantung kompleksitas dan jumlah aset 3D.
Ya, kami menyediakan layanan pembuatan model 3D dan animasi sesuai kebutuhan materi.